Tipe-tipe Teman Baik di Sekitar Saya

Saya selalu merasa gak punya terlalu banyak teman baik. Tapi, ternyata saya salah. Saya justru punya beberapa golongan teman baik dan mereka semua gak sama. You know who you are and i thank God for letting me know you.

best-friend

1. The Over-shared Best Friend
Orang yang pertama tau kenapa saya bete seharian, orang yang tau semua cerita hidup 6 taun terakhir, orang yang bisa sejujur itu bahkan soal sesuatu yang dia tau bisa bikin saya break down and cry. Terpenting: dia gak judging kalau saya berkelakuan aneh. Teman yang cocok disebut #infosisi saking over-shared-nya kita berdua lol

Ketemu in person 3 bulan sekali aja udah syukur, tapi ya sejarang itu sih ketemu. Tapi dia gak pernah marah mau di-chat jam berapa pun. Gak kebayang aja sih kalo gak ada orang yang chatty parah kayak dia. Bisa gila!

 

giphy

2. The Good-time Charlie Best Friend
Menurut Huffington Post, tipe teman seperti ini adalah teman yang hangs out with an intent to have a good time or for stress relief.

Teman yang selalu ada wujudnya dan bisa diajak nongkrong hampir setiap saat. Teman pelepas stress ketika semua cerita kerjaan, kosan, rumah, cinta-cintaan numpuk di kepala. Teman yang susah banget ngobrol panjang lebar di-chat. Paling bener langsung ketemu dan cerita sampai pagi.

Termasuk sosok teman yang kompor dan kritis soal kelakuan sampai apapun yang saya pakai. Sosok teman yang bikin saya survive tinggal jauh dari orang tua. Thank God!

 

selena

3. The Long Distance Best Friend
Teman-teman yang tinggal di Bandung sana, teman sekolah dan kuliah. Ini bukan satu dua orang, tapi masih dalam jumlah kecil.
Orang-orang yang selalu saya sempatkan ketemu kalau pulang.

Gak terlalu intens bertukar cerita di dunia maya, lebih sering share kalau ceritanya udah kelar, tapi gak pernah awkward walau udah lama gak ketemu. Beberapa lebih sering berantem dulu sama saya kalau mau ketemuan. Rempong tapi sayang.

 

judge

4. The One Who Is Not Close Enough to be Best Friend
Mereka, ada beberapa, gak termasuk teman yang sahabatan banget. Saya dan mereka sering mengisi waktu luang bareng, punya jadwal nongkrong, gak awkward satu sama lain. Bahkan kita bisa sama-sama gak suka sama orang-orang tertentu.

But yeah, we are not that close enough to be best friend. We don’t share our feelings deep enough. Tapi senang sekali ada mereka, karena mereka yang biasanya punya ide random yang beda banget sama sahabat-sahabat saya yang lain. Bisa diajak pergi ke tempat yang gak biasa juga. Senang!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s